KHUTBAH IDUL FITRI
Khutbah Idul Fithri 1438 H.
الحمد
لله ,
اشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له واشهد انّ محمدا عبده و رسوله المبعوث رحمة
للعالمين, اللهم صلى و سلم وبارك على محمد واله, صلاة وسلاما دائمين متلازمين الى
يوم الدين اما بعد : فيا عباد الله قوا انفسكم واهليكم نارا واستعيذوا بالله من الشيطان
و حزبه فانه عدومبين. الله اكبر ٣ الله اكبر كبيرا والحمد لله كثيرا و سبحان الله
بكرة و اصيلا لا اله الا الله وحده ضدق وعده و اعز جنده وهزم الاحزاب وحده الله اكبرولله
الحمد.
Segala puji bagi Allah 3. Yang mengampuni dosa dan menerima
Taubat lagi keras hukuman-Nya. yang mempunyai karunia.
tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Hanya
kepada-Nyalah semua mahluk kembali . kesejahteraan, keselamatan dan kebaikan semoga dilimpah kepada
Nabi Muhammad dan keluarganya kesejahteraan, dan keselamatan yang kekal abadi
hingga hari pembalasan. Adapun sesudahnya :
Wahai hamba Allah, jagalah diri kalian dan keluarga
kalian dari siksa api neraka dan berlindunglah kepada
Allah dari syetan dan kelompoknya karena sungguh mereka
itu musuh yang nyata.
Hari ini takbir tahmid dan tahlil kaum muslimin mengema menggetarkan
angkasa di berbagai pelosok penjuru dunia sebagai tanda berakhirnya bulan
Ramadhan yang kita jalani dengan puasa, qiyamul lail, tadarus Al Quran, I’tikaf dan shodaqah.
Kaum muslimin merayakan ‘Iedul Fithri 1 Syawwal sebagai
hari kemenangan sesudah berperang melawan hawa nafsu,
yang menjadi titik kelemahan manusia, di bulan Ramadhan
kita melaksanakan pertaubatan untuk mendapat ampunannya berdasar sabda Nabi
SAW
من صام
رمضان إيماناً و احتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه [أخرجه البخاري ومسلم] .
“Barang siapa berpuasa Ramadhan
dengan dasar iman dan mengharap ridha diampunilah dosanya setahun yang lalu.” (Hadits
riwayat Bukhari dan Muslim)
Kita sempurnakan puasa dengan sodaqah wajib yaitu zakat fitrah Umar Bin Khathab mengatakan :
فرض
رسول الله صلى الله عليه وسلم زكاة الفطر، صاعا من تمر أو صاعا من شعير، على العبد
والحر، والذكر والأنثى، والصغير والكبير، من المسلمين، وأمر بها أن تؤدى قبل خروج
الناس إلى الصلاة. 1432
Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah , satu sha’ kurma, atau
satu sha’ gandum bagi budak, orang merdeka, laki –laki atau
wanita, anak-anak atau dewasa dari kaum mslimin. Dan diperintahkan
agar di tunaikan sebelum manusia keluar untuk shalat
‘Ied. ( Hadits Bukhari no 1432).
الله اكبر ٣ ولله الحمد
Ramadhan sebagai bulan Al Quran.
Al quran yang permulaannya turun pada malam tanggal 17 Ramadhan
th 611 M, adalah wahyu firman Allah yang haq, dengan
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern saat
ini makin membuktikan kebenaran Al Quran sebagai firman
Allah SWT. Allah berfirman :
Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan)
kami di segala penjuru bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi
mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu
menjadi saksi atas segala sesuatu? (QS: Fusshilat 53)
Bagaimana Penciptaan Alam semesta ini Al Quran sudah mengung-
kapkannya 1400 tahun yang lalu, Allah berfirman :
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui
bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, Kemudian
kami pisahkan antara keduanya. dan dari air kami jadikan segala sesuatu
yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? ( Q.S. Al-Anbiya’
: 30 )
Alam semesta dicptakan sekitar 15 milyar tahun lalu. Jagat raya
tercipta dari suatu ketiadaan sebagai hasil dari ledakan satu
titik tunggal.
Abad 20 ini Ilmuwan dan pakar Matematika dari Amerika Serikat
Profesor Stephen Hawkin mengemukakan theory big bang
(Teori Ledakan Besar ), yang menyatakan bahwa seluruh jagad
raya mulanya adalah satu “Nebula Primary”, kemudian terjadi
pemisahan yang menciptakan galaksi dan selanjutnya membentuk
tata surya yang terdiri dari Planet, Matahari, dan juga
Bumi yang kita tinggali ini.
Sensor sangat peka pada satelit ruang angkasa COBE yang diluncurkan
NASA pada tahun 1992 berhasil menangkap sisa-sisa radiasi ledakan Big Bang.
Penemuan ini merupakan bukti terjadinya peristiwa Big Bang, yang merupakan penjelasan ilmiah
bagi fakta bahwa alam semesta diciptakan dari ketiadaan.
Ketika kita bandingkan penjelasan ayat tersebut dengan berbagai
penemuan ilmiah, akan kita pahami bahwa keduanya benar-benar bersesuaian
satu sama lain. Yang sungguh menarik lagi, penemuan-penemuan ini baru dicapai pada
abad 20 ini, dan belum ditemukan sebelum abad ke-20.
الله اكبر ٣ ولله الحمد
14 Abad yang lalu seorang Nabi yang tidak mengerti tulis baca
telah mengungkapkan firman Allah
فَإِذَا انْشَقَّتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ وَرْدَةً كَالدِّهَانِ (صورة الرحمان 37 )
37. Maka apabila langit Telah terkuak maka akan nampak seperti
mawar merah seperti (mengkilap) karena berminyak.
Badan antariksa Amerika serikat “NASA” melaporkan telah menangkap
gambar bintang yang meledak dan berbentuk menyerupai bunga mawar dengan
sinar merah, yang ditangkap dengan teleskup Hubble, karena itu para ilmuwan barat
memberi nama mawar merah yang bersinar. Adakah kitab
suci selain Al Quran yang mengungkapkan kebenaran ilmiah
seperti ini.
الله
اكبر ٣ ولله الحمد
Kemu’jizatan Al Quran pada masa lalu masih menjadi misteri karena
belum mampu difahami dengan IPTEK tetapi pada saat
ini Al Quran telah mengilhami penemuan ilmiah yang berguna
bagi kehidupan umat manusia.
Dr Abdul Basith menjabat sebagai kepala Badan penelitian ilmu
pengetahuan dan teknologi Pemerintah Mesir, berhasil membuat
obat untuk mengobati kebutaan, sesudah ia membaca Al; Quran surat Yusuf ia
mendapat ilham dari mu’jizat nabi Yusuf as yang telah mengobati ayahandanya yang
mengalami buta mata setelah mengalami kesedihan yang
panjang, Allah berfirman:
وَتَوَلَّى
عَنْهُمْ وَقَالَ يَا أَسَفَى عَلَى يُوسُفَ وَابْيَضَّتْ عَيْنَاهُ مِنَ الْحُزْنِ
فَهُوَ كَظِيمٌ ” صدق الله العظيم (يوسف84(
84. Dan Ya’qub berpaling dari mereka (anak-anaknya) seraya
berkata: “Aduhai duka citaku terhadap Yusuf”, dan kedua
matanya menjadi putih Karena kesedihan dan dia adalah
seorang yang menahan amarahnya (terhadap anak-anaknya).
Nabi Yusuf memberikan dan menyuruh agar mengusapkan baju
itu ke wajah Nabi Ya’qub as Allah berfirman :
اذْهَبُواْ
بِقَمِيصِي هَـذَا فَأَلْقُوهُ عَلَى وَجْهِ أَبِي يَأْتِ بَصِيراً وَأْتُونِي بِأَهْلِكُمْ أَجْمَعِينَ” صدق الله العظيم (يوسف 93)
93. Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini, lalu letakkanlah
dia kewajah ayahku, nanti ia akan melihat kembali; dan bawalah keluargamu
semuanya kepadaku”.
Maka sesedah baju gamis itu diusapkan ke wajahnya pulihlah penglihatan
nabi Ya’qub as, Allah berfirman :
فَلَمَّا
أَن جَاء الْبَشِيرُ أَلْقَاهُ عَلَى وَجْهِهِ فَارْتَدَّ بَصِيراً قَالَ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ إِنِّي
أَعْلَمُ مِنَ اللّهِ مَا لاَ تَعْلَمُونَ” صدق الله العظيم )يوسف96 (
96. Tatkala Telah tiba pembawa kabar gembira itu, Maka diletakkannya
baju gamis itu ke wajah Ya’qub, lalu kembalilah dia dapat Melihat. Berkata Ya’qub: “Tidakkah Aku
katakan kepadamu, bahwa Aku mengetahui dari Allah apa
yang kamu tidak mengetahuinya”.
Ia berfikir apa yang terkandung dalam baju Nabi Yusuf as itu
tidak lain adalah tetesan keringat. Maka ia meneliti
kandungan keringat manusia sesudah dipisah pisahkan dan dikaji dan diteliti
masing masing elemen, ditemukanlah elemen yang mempunyai
daya menyembuhkan dan dibuatlah obat, sesudah diuji
coba dengan 250 orang pasien selama 2 minggu 90 % mencapai
kesembuhan dari kebutaannya. Saat ini obat itu sudah
dipatenkan ke badan paten Eropa dan Amerika.
Kaum Muslimin rohimakumullah
Allah SWT menurunkan Al Quran sebagai rahmat bagi seluruh alam,
artinya bila masyarakat mau mengikuti petunjuk Al Quran akan
tercapailah kedamaian, keselamatan, kebahagiaan seluruh alam.
Al Quran sebagai rahmat akan terwujud manakala kaum muslimin
mau:
1. Mempelajarinya,
Nabi bersabda :
خيركم
من تعلم القران و علمه
“sebaik-baik di antara kalian
adalah orang yang belajar Al Quran dan mengajarkannya”.
2. Mau
membacanya sebagai amalan ibadah, Imam Syafi’I setiap
bulan Ramadhan khatam Al Quran hingga 60 kali.
3. Mau
menegakkan syariatnya, kita prihatin dengan cara hidup
sebagian besar kaum muslimin yang membiarkan auratnya terbuka, pergaulan bebas
dengan lain jenis yang melanggar syariat Islam dan aturan lainnya.
4. Berahlak
dengan Al Quran, Rasulullah sendiri dipuji Allah SWT
karena keagungan ahlaknya yang sesuai dengan Al Quran.
Salah satu ahlak mulia yang sangat dianjurkan adalah
silaturahim, dengan cara memperbaiki hubungan persaudaraan
dan saling memaafkan kesalahan, saling nasehat menasehati dalam kebenaran
dan kesabaran. Secara Khusus slaturrahim kepada orang tua harus lebih diutamakan,
karena pernah di masa nabi ada seorang pemuda yang hendak ikut ke medan
perang fi sabilillah, tetapi ia di Tanya Nabi saw apakah kamu masih ada orang tua
? ia menjawab masih ada, kemudian Nabi bersabda maka
berbaktilah pada kedua orang tuamu karena itu sudah termasuk
jihad.
Sebagai penutup mari kita panjatkan do’a kepada Allah SWT :
اللَّهُمَّ
إِنِّا تَسْأَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِي بِهَا قَلُوْبَِنَا, وَتَجْمَعُ
بِهَا أَمُوْرَنَا, وَتَلُمُّ بِهَا شَعَثَنَا, وَتُصْلِحُ بِهَا غَائِبِنَا, وَتَرْفَعُ
بِهَا شَاهِدِنَا, وَتُزَكِّي بِهَا أَعْمَالِنَا, وَتُلْهِمُنَا بِهَا رُشْدِنَا,
وَتَرُدُّ بِهَا أُلْفَتِنَا, وَتَعْصِمُنَا بِهَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ, اللَّهُمَّ أَعْطِنَا
إِيمَانًا وَيَقِينًا لَيْسَ بَعْدَهُ كُفْرٌ, وَرَحْمَةً نَنَالُ بِهَا شَرَفَ كَرَامَتِكَ
فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ, اللَّهُمَّ إِنَّا نََسْأَلُكَ الْفَوْزَ فِي الْعَطَاءِ,
وَنُزُلَ الشُّهَدَاءِ, وَعَيْشَ السُّعَدَاءِ, وَالنَّصْرَ عَلَى الأعْدَاءِ, اللَّهُمَّ
إِنَّا نُنْزِلُ بِكَ حَاجَتِنَا, وَإِنْ قَصُرَ رَأْيِنَا وَضَعُفَ عَمَلِنَا, افْتَقَرْنَا
إِلَى رَحْمَتِكَ, فَنَسْأَلُكَ يَا قَاضِيَ الأمُورِ, وَيَا شَافِيَ الصُّدُورِ,
كَمَا تُجِيرُ بَيْنَ الْبُحُورِ, أَنْ تُجِيرَنَا مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ, وَمِنْ
دَعْوَةِ الثُّبُورِ, وَمِنْ فِتْنَةِ الْقُبُورِ, اللَّهُمَّ مَا قَصُرَ عَنْهُ رَأْيِنَا,
وَلَمْ تَبْلُغْهُ نِيَّتِنَا, وَلَمْ تَبْلُغْهُ مَسْأَلَتِنَا مِنْ خَيْرٍ وَعَدْتَهُ
أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ خَيْرٍ, أَنْتَ مُعْطِيهِ أَحَدًا مِنْ عِبَادِكَ, فَإِنِّا
نَرْغَبُ إِلَيْكَ فِيهِ, وَنَسْأَلُكَهُ بِرَحْمَتِكَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ اللَّهُمَّ
ذَا الْحَبْلِ الشَّدِيد